Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Tampilkan postingan dengan label Renungan Muslimah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan Muslimah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 April 2014

On 4/03/2014 08:38:00 AM by KBM FT UNM in , ,    No comments
Ansharullah Yang Ingin Hidup Seuntai nasihat bagi calon penyoblos dan peng gol put pra pemilu .. Ternyata bukan hanya aq yg menyadari apa hakikat dr janji2 para caleg krn semua itu pastilah bohong.. Krn begitu banyak kata2 manis telah diumbar misal'y "yg salah tetaplah salah, yg benar tetaplah benar itulah indonesia dlm berhukum".. Bantahan "semua org tahu akan hal itu, tp apakah ia akan menginggat dirinya ketika dunia telah dbukakan untuknya" ketika uang& jabatan menjadi segalanya.. Maka mana umat islam yg ingin bangkit? Apakah hanya sbuah wacana tanpa ada tindakan..? Sebuah prkataan "jangan cari caleg yg banyak trdapat dipohon2 dipinggir jalan atw ditiang listrik tp carilah caleg yg shalat jama'ah subuh dmasjid".. Aq memilih bukan krn apa tp semua terpaksa demi mengurangi mudharat untuk ummat..siapa bilang lw memilih akan tegak syariat islam.tdk sama skali tp hanya untk maslahat..bukankah Allah menjajikan pertolonganNya jika telah berusaha..jd apakah gol put termasuk dr usaha? Tentu TIDAK, tdk sm skali..liatlah kisah nabi ibrahim ketika dperintahkan Allah agar memanggil manusia untuk brhaji tp pd saat itu tdk ada khidupan dskitar ka'bah(Qs.alhajj:27)..?tp sekarang liatlah ka'bah ditadangi dr sluruh pnjuru dunia..itulah JANJI ALLAH dan janjiNya tdk pernah di ingkariNya. "..wa'dallaah, Inna wa'dallaahi haqqon"
from massege in facebook account of Zainal bin Jamal, barakkallahu fikum.
So We Need To Say, Bukanlah yang menjadi permasalahan ketika harus memilih atau tidak memilih, melainkan pilihan mana yang terbaik untuk kita pilih, pilihlah yang memberi manfaat terhadap agama dan bangsa lebih banyak. Wallahu’alam

Senin, 24 Maret 2014

On 3/24/2014 10:34:00 PM by KBM FT UNM in , , ,    No comments


Setiap muslim ada yang mengalami masa semangat dan ada yang mengalami rasa malas. Namun ada rasa malas yang tercela dan ada yang masih terpuji. Dan rasa malas yang datang ini sifatnya naluri yang bisa jadi ditemukan ketika beramal atau ketika kita menuntut ilmu.
Setiap Orang Bisa Futur (Kendor Semangat)
On 3/24/2014 06:46:00 PM by KBM FT UNM in , ,    No comments
         
Sesungguhnya dosa-dosa itu punya bahaya terhadap hati, badan, agama dan akhirat, sebagaimana akan kita lihat di dalam pembahasan kali ini. Allah subhanah wata’ala berfirman:
“Dan apa saja musibah yang menimpa kalian maka adalah disebabkan oleh perbuatan tangan kalian sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahan kalian).”[TQS.Asy-Syura’:30]
On 3/24/2014 06:39:00 PM by KBM FT UNM in , ,    No comments
     Beberapa waktu yang lalu LDF Raudhatul Mujaddid telah melaksanakan Kajian Buku dari rangkaian Kegiatan Muktamar dengan mengangkat tema : Selamtkan Hati dari Tipu Daya Syaitan ; mengkaji buku Gizi Hati Karya/karangan  Syaikh DR. Ahmad Farid. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Ahad 7 Jumadil Ula 1435H / 9 Maret 2014 ini memenuhi masjid Ulil Albab UNM Parangtambung, sekitar ratusan peserta kajian buku cukup antusias mendengarkan materi yang dibawakan oleh Ust. Taufan Djafri.
Buku yang dikaji merupakan salah satu buku yang terbaik mengenai Tazkiyatun Nufs, Gizi Hati yang judul aslinya Al Bahrur Raiq. Buku itu bertutur secara mendalam tentang hati, dan bagaimana menjaganya agar tidak terkotori. Bagian demi bagian memberikan pengingatan yang sangat berharaga bagi kita yang sering dibuat lelah mengejar dunia.
Buku ini menjadi buku terbaik karena didalamnya betul-betul jernih yang dimana disebutkan bahwa didalam buku ini jauh dari dalil-dalil yang tidak shahih sehingga menjadi samudera yang jernih untuk kita menyelami ilmu tazkiyatun nufs.
Dr. Ahmad Farid menggambarkan hati bagi anggota badan ibarat raja yang mengendalikan seluruh prajurit. Apa pun yang ke luar dari anggota badan adalah hasil instruksi hati sehingga hati bisa mempergunakan anggota badan kepada sesuatu yang dikehendakinya. Darinya, anggota badan akan lurus dan tersesat. Anggota badan pun akan mengikuti tekad yang telah diikat atau dilepaskan oleh hati.
Hati ibarat raja bagi anggota badan sehingga anggota badan melaksanakan apa yang diinstruksikan hati. Ia menerima bimbingan yang datang dari hati. Amal perbuatannya tidak akan lurus sebelum ia ke luar dari tujuan dan niat hati. Hati bertanggung jawab atas semua amal perbuatan anggota tubuh. Karena setiap pemimpin bertanggung jawab atas kepemimpinannya.

Milikilah hati yang selalu berusaha menyerahkan diri secara totalitas kepada Tuhan dalam setiap gerak dan diamnya. Dengan itu hati akan menjadi bersih dan lurus, terhindar dari ketertipuan, kesesatan dan kejahatan.
Semoga Allah berkenan menjaga dan membersihkan hati kita dari segala kekotoran. Amin.

Minggu, 13 Mei 2012

On 5/13/2012 06:15:00 AM by KBM FT UNM in    1 comment

writed by: amr
To : Saudaraku Muslimah
       di-
           Manapun berada
       Ada sebuah tema, yang pembahasannya tak akan pernah berujung.  Tak lekang oleh zaman.  Berbicara tentangnya adalah keindahan, namun tak jarang ia menyebabkan kehancuran. 
Karenanya, seorang berpangkat bisa terikat, orang mulia menjadi hina serta seorang raja menjadi budak.   Di sisi lain, hasil didikan mereka telah melahirkan sosok-sosok hebat dalam sejarah.  Sebutlah Abdullah bin Zubair, Hasan al Bashry, Iyas adz-Dzaky dan banyak lainnya.
Ya, tema tersebut adalah WANITA.
Tulisan ini kudedikasikan buat para muslimah, sebagai bentuk nasihat dan sebagai bukti kecintaanku kepada kalian karena Allah ‘azza wa jalla.  Ku ingin kita semua terhindar dari adzab Allah dan selamat hingga masuk ke dalam surga-Nya.
Saudariku, terluka rasanya hati ini melihat kenyataan bahwa di negeri yang mayoritas muslim ini para wanitanya sudah sangat sulit dibedakan, mana kafirah, mana mu’minah.  Di pasar-pasar, di jalan-jalan, bahkan di masjid-masjid, bertebaran para wanita penggoda yang memakai pakaian ‘seadanya’, memancing gelora terpendam kaum laki-laki.
Saudariku, ingin rasanya kumenangis tatkala pada suatu pagi kupacu kendaraanku di sebuah jalan, tiba-tiba dari arah belakang melaju sebuah sepeda motor yang ternyata ditumpagi dua sejoli dengan gaya yang –maaf- terlalu vulgar.  Dengan erat, sang wanita yang membonceng memeluk erat sang lelaki yang memboncengnya.  Belum lagi pakaiannya yang hanya ‘sepaha’, ditambah lagi mereka berdua tidak menggunakan helm.  Sulit untuk berprasangka baik bahwa mereka adalah pasangan sah(menikah).  Kalau sudah menikah, menunjukkah kemesraan kan tidak mesti dengan cara ekstrim seperti itu?  Dengan kelakuan seperti itu, mereka bukan hanya menentang hukum negara(lalu lintas_red) tapi juga menentang hukum Allah.
Semakin pilu hati ini melihat kenyataan bahwa sebagian wanita-wanita hari begitu ‘murah’.   Mereka menggadaikan dirinya untuk ditukar dengan secuil dunia.  Lihatlah poster-poster itu, baliho, spanduk, pamflet bahkan di gelas minuman.  Siapa yang terpampang disana?? Monyetkah, kura-kurakah?? Tidak!  Mereka adalah kaum wanita.  Wanita yang sudah tidak lagi memperhatikan tujuan dia diciptakan.  Ia jual wajahnya, tubuhnya-yang seharusnya hanya hak suaminya- untuk dinikmati dan dipandang jutaan mata laki-laki hidung belang.  Inna lillahi wa inna ilaihi rooji’un.  Tutuplah auratmu ukhty! Jangan jadikan kami-para lelaki- harus menanggung dosa akibat ulah kalian.
Wahai wanita, saudariku seaqidah, yang belum menutup auratnya maupun yang sudah menutup auratnya namun belum sempurna, Allah telah menurunkan ayat-ayat-NYA yang penuh cinta kepada kalian:
Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka Menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah Menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.(QS.An Nur:31)
Saudariku, terapkanlah perintah Allah yang ada dalam ayat di atas.  Demi harga diri dan kehormatan kalian.  Semua perintah yang ada dalam al-qur’an, apa pun itu, pada dasarnya adalah untuk kebaikan kita.  Begitu pula larangan, diturunkan untuk melenyapkan kemudaratan yang mungkin akan menimpa kita.
 Saudariku dan saudaraku yang punya saudari, berikut saya sampaikan hadits dari nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang ancaman bagi mereka para wanita yang tidak menutup auratnya atau yang merasa sudah menutup auratnya padahal pada hakikatnya belum menutupi auratnya.  Atau wanita yang sudah merasa berpakaian padahal pada dasarnya ia dianggap belum berpakaian:
“Dua golongan dari ahli neraka yang belum pernah aku lihat, yaitu: “suatu kaum yang memiliki cambuk,seperti ekor sapi untuk memukul manusia, dan para wanita yang berpakaian tetapi telanjang, berlenggaklenggok (jalannya), mengajarkan wanita berlenggaklenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring, wanita seperti ini tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium wanginya, walaupun wanginya tercium selama perjalanan ini dan ini (jauhnya)” ( HR. Muslim )
Berpakaian tapi telanjang? Ya, mereka yang memakai pakaian tipis dan ketat hingga nampaklah lekuk-lekuk tubuhnya ataukah yang memakai pakaian yang transparan.  Waliyadzu billah.  Mereka, jangankan masuk surga, mencium baunya pun tidak akan!!! Naudzubillahi min dzalik.
Saudariku, sekali lagi tutup auratmu.  Kalian, wahai wanita muslimah, adalah perhiasan dunia jika kalian tunduk pada aturan Allah:
“Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah”. (HR. Muslim)
 ***
Jenis-jenis jilbaber
Saudariku, bersyukurlah jika kalian sudah berjilbab.  Pertanyaan selanjutnya, apakah jilbab yang kalian kenakan sudah sesuai dengan perintah Allah ataukah kalian mengenakannya hanya sekedar mengikuti mode, trend??? Ada beberapa jenis jilbab yang hari ini melanggar syariat, di antaranya:
1.    Jilbab ‘Sosis’
Jilbab model ini modelnya sangat sederhana, sekedar untuk menutup kepala.  Para jilbab-er model ini biasanya berpakaian ketat, memakai jeans, nampak seluruh lekuk tubuhnya.  Bukankah sosis seperti itu?? Ketatnya bukan main.  Saya khawatir, para pengguna jilbab jenis ini terancam dengan hadits nabi di atas.
2.    Jilbab ‘bunuh diri’
Ya.. pake jilbab, kemudian ujung-ujung jilbabnya dililitkan ke leher.  Persis seperti orang yang gantung diri.
3.    Jilbab ‘bunglon’
Para penggemar jilbab jenis ini biasanya mengubah-ubah cara berjilbabnya sesuai perkembangan zaman.  Jika saja kemarin model jilbab sosis yang lagi nge-trend maka ia pun berjilbab seperti itu.  Jika saja hari ini model jilbab bunuh diri yang lagi rame, ia pun beralih.  Entah esok, lusa bagaimana cara berjilbabnya?  Pokoknya mengikuti trend, kaya bunglon.   Mungkin, jika suatu hari nanti, ‘jilbab’ yang trend modelnya seperti kopiah yang digunakan oleh lelaki muslim, mereka pun akan ‘berjilbab’ seperti itu.
SOP Jilbab
Bukan Standar Operasional Prosedur, namun Standar Operasional Pemakaian.  Bagaimana cara berjilbab yang benar sehingga banar-benar bisa menutup aurat dan sesuai dengan keinginan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam??  Nampaknya tidak usah saya panjang lebar menjelaskannya, cukup lihat gambar di bawah dan pilih, semakin tertutup maka semakin baik, selamat memilih!








Mengapa harus seperti itu? Bagaimana cara menggunakannya?
Mau tau jawabannya? Silahkan tanya kepada mereka yang menggunakannya.  Niscaya engkau akan menemukan jawaban yang engkau cari. Selamat berjuang!


       Makassar, 20 Jumadal Akhirah 1433H/13 Mei 2012


                                             Saudaramu fillah